Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2020

APAKAH MENIQAH LALU BERKELUARGA ADALAH PUNCAK DARI KISAH ASMARA? - OLEH ANNISA RACHMATIKA

Apakah meniqah lalu berkeluarga adalah puncak dari kisah asmara? Seperti Apa yang dipikirkan dari seorang yang memutuskan untuk meniqah lalu berkeluarga? Apa yang dicari? Apakah meniqah dan berkeluarga adalah sebuah metode? Atau apa? Lalu dimana letak cinta (alah utopis) di sebuah pernikahan dan hubungan kekeluargaan? - Paling tidak, beberapa pertanyaan yang berhamburan di kepala ini terjawab lewat film Rumah Bitha karya mbak Hindra - Rumah Bitha jadi film sentimentil yang bicara soal bentuk relasi manusia dalam konstruksi keluarga. Meniqah dan berkeluarga bukan soal puncak dari cinta (paan sih ni) atau laku kasmaran (ya Allah). Ini lebih dari itu - Puncak dari asmara bagiku ya cuman penerimaan. Baik pada diri sendiri atau manusia lain (biasa disebut pasangan) - Dalam relasi keluarga, manusia sulit membatasi hak hak privatnya. Mereka kadang terjerat tatanan sosial yang mengharuskan pasangan atau

BULAN FILM (PEHAGENGSI) NASIONAL 2020

Dua film pendek kami, “Rumah Bitha” & “Ani dan Waktu Yang Mundur” ikut merayakan Bulan Film Nasional 2020 yang diselenggarakan oleh Kineforum dan Kinosaurus. Mengutip info dari instagram @kineforum, ada dua topik besar yang coba disampaikan ke penonton adalah bagaimana masih ada ketabuan dan juga pembatasan serta larangan dalam hidup di alam dan dalam masyarakat indonesia. Dua program ini kami beri tajuk Tabu dan Limbo. Ada 9 film pendek yang dibagi menjadi 2 kompilasi. Selain itu ada banyak program untuk film panjang yang berkisar antara Tabu dan Limbo. Ada juga program khusus “Mengenang Ria Irawan”, & “Mengenang Abduh Azis”, juga “Film Indonesia Klasik” hail restorasi Untuk merayakan Bulan Film Nasional ini, kami akan berikan giveaway dari merchandise 2 film kami.

RUMAH BITHA (Short Movie)

STILL PHOTO SINOPSIS Sebuah keluarga kecil yang diangankan bahagia dan harmonis oleh Atha dengan membangun kembali hubungan bersama Obit yang berprofesi sebagai musisi, ayah bagi anak perempuannya: Bethany Swaracinta/Bitha yang berusia delapan tahun. Suatu hari, ibunya Atha   tak disangka berkunjung ke rumah dan menyentuh hal yang tidak sederhana yang selama ini disimpan rapi oleh Atha.

UDIN; Perkenalan pertama (on going progress-short movie)

STILL PHOTO PREFACE "Asu!!! goro-goro kresek aku dadi ra menang" "Untung kowe, ketutupan kui..." Sepenggal dialog di atas cukup familiar bagi kita bukan? Ya, Udin adalah karakter yang sedang kami bangun untuk film kami selanjutnya. Bercerita tentang seorang anak kecil yang kalah main kelereng disebabkan oleh kelereng lawannya tertutup plastik/kresek. Sampai akhirnya ia menginisiasi kampungnya untuk -pertama kalinya dalam sejarah kampung itu- berhenti sejenak dari rutinitas liburan dan coba ganti pakaian untuk sama-sama bersih-bersih kampung (kerja bakti). Film pendek ini bergenre drama dengan pendekatan tehnik stop motion. Pemilihan tehnis juga berkaitan dengan kepada siapa film ini akan dinikmati. Untuk merelealisasikan film ini, kami butuh dialog panjang dengan siapa saja yang tertarik dengan film ini. Untuk memperpanjang gagasan ini menjadi bukti nyata, kalian bisa menghubungi nomer berikut: Kikiretake (Produser): 081392194679